Langsung ke konten utama

Postingan

MA Walisongo Gelar Seminar Pasca UN

Peserta Begitu Antusias Mendengarkan Penjelasan Pemateri Jepara -Madrasah Aliyah Walisongo Pecangaan menggelar kegiatan pasca Ujian Nasional bagi siswa kelas dua belas (XII) pada Senin hingga Selasa (23-24/04). Seminar itu bertempat di Aula sekolah. Kegiatan yang bertujuan untuk memberikan bekal kepada siswa-siswi sebelum lulus tersebut diisi dengan berbagai materi diantaranya adalah wawasan pondok pesantren, wawasan perguruan tinggi, wawasan peluang kerja dan usaha hingga wawasan kesehatan reproduksi. Drs Santoso, Wakil kepala bagian Kurikulum MA Walisongo Pecangaan mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan program madrasah dalam mencetak lulusan yang berkualitas. “Madrasah sangat mengupayakan output yang berkualitas, sehingga sebelum lulus dari Madrasah siswa kami berikan bekal yang cukup mulai dari bekal memilih perguruan tinggi, pesantren, membuka lapangan pekerjaan hingga berumah tangga,” katanya. Beliau menambahkan pembekalan tersebut sangatlah penting agar siswa tidak salah m...

LP Ma’arif Jepara Adakan Seleksi Atlit

Seleksi Pada Cabang Sepak Takraw Jepara -Guna mempersiapkan atlit yang akan dipertandingkan pada Porseni tingkat Jawa Tengah, Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Kabupaten Jepara menggelar seleksi pada Ahad (22/04). Kegiatan tersebut dipusatkan di Madrasah Aliyah Matholibul Huda Mlonggo, Jepara. Drs H Mutohhar MM, Ketua panitia seleksi tersebut mengatakan bahwa panitia mengadakan dua macam seleksi yaitu secara administrasi dan secara langsung. “Secara administrasi peserta kami seleksi berdasarkan prestasi akademik dan non akademik yang dibuktikan dengan piagam penghargaan dan nilai raport.” Katanya. Macam lomba yang akan diikuti oleh kontigen Jepara antara lain adalah pencak silat wiraloka “Pagar Nusa”, pencak silat tanding, MTQ, Cerdas Cermat Aswaja (CCA), kaligrafi, puisi religi, pidato bahasa Inggris, pidato bahasa Arab, MHQ, olimpiade biologi, fisika, kimia dan metematika, bola Volly, lari sprint 100 m, tenis meja, bulu tangkis, sepak takraw dan reportase kegiatan. “Dari 19 cabang l...

El-Miftakh Edisi I Telah Terbit

Siswa begitu antusias melihat mading El-miftakh Jepara -Majalah dinding El-Miftakh Madrasah Aliyah Walisongo Pecangaan edisi I bulan April 2012 telah terbit. Pada edisi perdana kali ini redaksi mengankat tema ‘pengaruh internet terhadap kehidupan pelajar’. Sofwatun Amaliyah, pimpinan redaksi Mading El-Miftakh mengaku senang karena dapat terbit sesuai dengan target. “Redaksi telah memulai menggarap mading ini dari bulan Maret, alhamdulillah pada pertengahan bulan April ini sudah dapat terbit,” Katanya. Dia mengaku sedikit kesulitan dalam mengkoordinasikan serta mengarahkan pengurusnya. “Mungkin baru edisi pertama sehingga banyak anggota redaksi yang belum paham tentang tugasnya sehingga pada saat deadline banyak tugas yang belum di selesaikannya, namun dengan semangat dan usaha yang penuh kita bersama menutupi kekurangan tersebut.” Akui Sofa. Dia juga mengucapkan terimaksih yang banyak kepada semua siswa-siswi MA Walisongo yang telah mengirimkan karyanya.  “Keberhasilan edisi satu i...

Bahasa Jawa Diambang Kepunahan?

Oleh: Rif’ul Mazid Maulana Bahasa merupakan sarana komunikasi antarumat manusia dimuka bumi. Sudah pasti setiap negara, daerah bahkan suku di dunia ini mempunyai bahasa yang berbeda-beda, antara lain adalah bahasa Jawa. Bahasa Jawa merupakan alat komunikasi lokal yang telah mendarah daging pada masyarakat suku Jawa di Indonesia. Bahasa berlogat lemah lembut tersebut telah menjadi satu ikon yang tidak pernah dapat dipisahkan dari masyarakat Indonesia yang tinggal di Pulau Jawa. Dengan semakin meningkatnya kualitas pendidikan serta perkembangan zaman justru mengubah paradigma masyarakat Jawa mengenai bahasa daerahnya. Karena mereka menganggap Bahasa Jawa hanya sebagai alat komunikasi orang bawahan yang tidak berintelek. Orang tua sekarang lebih senang dan bangga apabila melihat anaknya berkomunikasi menggunakan Bahasa Indonesia atau Inggris. Selain itu, dengan adanya Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) yang dalam pembelajarannya menggunakan Bahasa Inggris juga semakin membut...

Widya Tamtama Berencana Gelar Lomba Galang IV

Jepara -Alumni pramuka Madrasah Aliyah Walisongo Pecangaan yang tergabung dalam Widya Tamtama berencana mengadakan Lomba Galang IV. Kegiatan rutin tiap dua tahunan tersebut rencananya akan digelar pada bulan Juni nanti. Muhammad Muftil Umam, ketua panitia Lomba Galang IV mengatakan bahwa Widya Tammtama sekarang baru mempersiakan administrasi lomba serta pembentukan kepanitiaan yang solid. “Kami sekarang baru mempersiapkan administrasi perlombaan sebelum didistribusikan ke SMP/MTs se-Kabupaten Jepara, serta membentuk panitia,” ungkap Muftil Umam saat mengisi rapat panitia Lomba Galang IV, Selasa (10/04) Umam, menjelaskan bahwa teknis Lomba Galang IV tidak jauh berbeda dari Lomba Galang sebelumnya. “Secara umum tidak ada yang mendasar dari Lomba Galang IV ini, hanay ada beberapa lomba yang dihilangkan serta ditambah,” jelasnya. Lomba yang dihilangkan pada Lomba Galang IV tersebut salah satunya adalah lomba senam pramuka. “Belum semua SMP/MTs di Jepara bisa untuk senam pramuka, sehingga u...

Ekstrakurikuler Pramuka Kembali Aktif

Jepara -Setelah mengalami kevakuman selama satu tahun terakhir, akhirnya Ambalan Teuku Umar dan Cut Nya’ Dien Madrasah Aliyah Walisongo Pecangaan kembali aktif mengadakan latihan rutin setiap hari Ahad. Kevakuman yang melumpuhkan kepramukaan MA Walisongo tersebut dikarenakan belum adanya pembina lapangan yang baru setelah mundurnya Khoiril Anwar. Namun pada awal bulan Maret lalu kepala Madrasah Aliyah Walisongo menetapkan Ahmad Mudhofar mahasiswa  STAIN Kudus sebagai pembina yang baru. Mukhlisin, S.Pd, M.Sc, wakil kepala bagian kesiswaan mengatakan kesulitan mencari pembina lapangan yang benar-benar mampu dan sesuai dengan kultur MA Walisongo.  “Walaupun pembina sekarang tidak alumni pramuka di MA Walisongo tapi dia memiliki kecakapanyang baik dan berkompeten sehingga akan membawa ambalan ini aktif dan berprestasi kembali,” katanya. Beliau mengharapkan kepada siswa-siswi untuk dapat mengikuti ekstrakurikuler wajib tersebut. “Meskipun pramuka baru mulai di semester genap ini, s...

Tiada Hari Tanpa Kreasi

Gambar : Document Penerbit Seni memang beragam dan dapat pula diekspresikan dengan bentuk yang beragam pula. Salah satunya adalah seni lukis yang ditekuni oleh anak kelima dari tujuh bersaudara pasangan bapak Kasmadi (Alm) dan Siti Haryati. Dialah pemilik nama Angga Alimudin, yang teman-teman biasa menyapanya Angga. Bakat untuk menjadi seorang pelukis sudah tampak pada dirinya ketika masih duduk dibangku Sekolah Dasar. Namun, anak yang pendiam dan pandai bergaul tersebut baru mulai serius menekuni dunia lukis saat bersekolah di MA Walisongo Pecangaan. Dengan diasahnya potensi seni yang ada pada dirinya sehingga menjadikan Angga semakin giat dan sungguh-sungguh mendalami dunia seni lukis. Selain itu juga dapat membuatnya menjadi delegasi dalam berbagai kejuaraan seni lukis. Cowok kelahiran Jepara 17 Agustus 1992 tersebut, mengaku tertarik pada dunia seni lukis karena keunikan dan keindahannya. Dia menganggap bahwa seni lukis adalah seni yang mengandung banyak filosofi (makna). Pada mula...