Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label SASTRA

Alangkah Lucunya Negeri Ini

Pemimpin yang Kesaktria Pagi itu awal masuk tahun pelajaran, kami satu kelas pun sibuk menyusun struktur organisasi kelas. Kebetulan pada waktu itu saya di usulkan teman saya untuk menjadi ketua kelas, saya dan teman saya sebut saja bunga. Menjadi kandidat calon ketua kelas. Setelah itu saya dan bunga memaparkan visi dan misi kami di depan anggota kelas. Saya : In syaallah kelas kelas ini akan maju, berprestasi dan kondusif apapila ketua kelasnya ……… Bunga, Bunga : Kelas ini akan tentram, damai, sejahtera dan unggul apabila di pimpin oleh ………….. mazid, Setelah itu, kami dipilih secara demokratis oleh seluruh warga kelas X, perolehan suara kejar mengejar. Dua kubu Quick Count yang telah kita pesan masing-masing pesan pun menunjukkan hasil yang berbeda. Mazid Reserch Center (MRC) menunjukkan perolehan suara saya ungguk 51,5% dari bungan. Sedangkan LIngkaran Survei Bunga (LSB) menunjukkan keunggulan 52,34% keunggulannya.  Kondisi memanas hingga menunggu keputusa...

Kembang Api Terakhir

Karya: Rif’ul Mazid Maulana Disudut ruang tamu yang sempit, dan hanya ditemani sepiring singkong rebus. Keluarga Ruslan terlihat sangat rukun bercengkrama meskipun tersimpan sejuta masalah yang membebani senyum simpulnya. Bintang adalah satu-satunya anak Ruslan. Semenjak berusia dua tahun ia tiba-tiba mengalami lumpuh di kakinya, sehingga sampai usia enam tahun sekarang ini ia belum bisa berjalan dengan normal. “Ma, sebentar lagi tahun baru akan datang, itu tandanya umur anak kita akan  bertambah pula.” Ucap Ruslan mengawali pembicaraan dengan Sulastri istrinya. “Iya pa, tanggung jawab kita sebagai orang tua semakin besar, anak kita juga membutuhkan sekolah,” jawab Sulastri. Tiba-tiba Bintang ikut andil pembicaraan.