Langsung ke konten utama

OPDB Tahun 2012, Siap di Gelar

Pecangaan-Orientasi Peserta Didik Baru (OPDB) tahun pelajaran 2012/2013 siap di gelar pada hari Senin hingga Rabu,(16-18/07) besok. Kegiatan tersebut rencannya akan di pusatkan di aula Madrasah Aliyah Walisongo. Siti Romdlo’ Zairotul Ula, Ketua kegiatan OPDB mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda wajib setiap tahun pelajaran baru.
“Orientasi Peserta Didik Baru merupakan kegiatan wajib setiap tahun ajaran baru,” Katanya.

Dia mengatakan bahwa pada tahun pelajaran ini OPDB sekarang berbeda dengan yang dahulu.

“Masa Orientasi pada zaman sekarang lebih menekankan pada nilai edukasi berbeda dengan zaman dahulu yang menekankan pada uji mental atau sering di kenal dengan Gojlokan,” Ungkapnya.

Lala, panggilan akrabnya, mengatakan bahwa Orientasi Peserta Didik Baru (OPDB) tahun pelajaran ini di isi dengan berbagai materi diantaranya adalah pengenalan pimpinan, karyawan, fasilitas hingga pengurus OSIS, ke-jurnalistik-an, ke-organisasian-an, pemberian motivasi hingga outbound dan dinamika kelompok.

Rif’ul Mazid Maulana, ketua OSIS Madrasah Aliyah Walisongo Pecangaan menuturkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menjalin tali silaturrahmi antar peserta didik baru.

“Kegiatan OPDB itu merupakan kegiatan silaturrahmi agar salin kenal mengenal sebelum menjali rutinitas pembelajaran,” tuturnya.

Dia menambahkan bahwa kegiatan OPDB tersebut jauh dari kesan urakan, kampungan dan kekerasan fisik.

“Kami mengupayakan kegiatan OPDB tersebut akan menjadi kegiatan yang menyenagkan dan dapat berkesan dalam diri adik kelas nantinya,” tambahnya Rif’ul Mazid Maulana saat di temui oleh jurnalistik MA Walisongo.

Dia berharap peserta  dapat mengikuti kegiatan itu dengan baik agar tujuan dari OPDB dapat terlaksana.

“Kami berharap agar siswa lebih aktif dalam mengikuti kegiatan tersebut agar apa yang kami inginkan dapat tercapai,” Harapnya.(Rif)

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Desa Troso

Sejarah Desa Troso tidak dapat di pisahkan dari peristiwa peperangan antara Sultan Hadirin dengan Arya Penangsang yang terjadi di sebuah daerah di Kabupaten Kudus. Pada peperangan tersebut Sultan Hadirin terbunuh oleh Arya Panangsang. Sultan Hadirin merupakan suami dari Ratu Kaliyamat adipati Jepara. Selanjutnya, jenazah Sultan Hadirin dibawa dari Kudus ke Jepara dengan cara dipikul oleh orang (Pengikutnya). Singkat cerita, ketika para pemikul jenazah sampai di suatu tempat, mereka telah menghirup bau yang busuk, dalam bahasa jawa berarti “Purwo” yang berarti permulaan dan “Gondo” yang berarti bau busuk. Sehingga daerah tersebut sekarang di beri nama Desa Purwogondo. Sesampainya di Pecangaan para pemikul jenazah tersebut sudah sangat lelah, namun karena itu menjadi suatu pengabdian kepada Pupundennya (Orang yang sangat di hormati) hal tersebut tetap di laksanakan.

Pendidikan Islam Dulu Dan Kini

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara. Seorang pakar pendidikan Islam berdarah hadrami, al Habib Abu Bakar al Masyhur al Adni, Pendidikan Islam (Tarbiyah Islamiyah) adalah pendidikan dan peningkatan diri atas adab, akhlak, patuh akan syariat dan jauh akan larangannya. Mengikuti kata hati berdasarkan rasa tanggung jawab terhadap Dinnya serta rasa cinta pada Allah SWT. dan Rasulnya SAW. juga berkhidmat dengan cara yang benar pada umat sembari memasyarakatkan kebaikan dan menepis kehinaan dan kerendahan moral.  Pendidikan islam pada dasarnya merupakan suatu proses pengembangan tingkat kec...

Paskibra Siap Mental, Siap Fisik

Pecangaan-Anggota Pasukan Pengibar Bendera tahun ini harus siap mental fisik. Hal itulah yang di ungkapkan Pelda Sudadi anggota Koramil Kecamatan Pecangaan saat memandu latihan pemantapan Paskibra Kecamatan Pecangaan, hari Rabu, (15/08). Sudadi, mengatakan anggota Paskibra harus dapat mengatur waktu istirahat dengan baik agar saat pelaksanaan nanti kondisi kesehatan masih bisa stabil. “Anggota Paskibra harus bisa memanfaatkan waktu dengan baik, selain sekarang masih musim kemarau juga tepat pada bulan puasa,” Katanya. Beliau menjelaskan untuk memperkenalkan medan, dirinya mengajak anggota Paskibra untuk latihan setiap pagi langsung di lapangan. “Latihan pagi hari ini tujuannya adalah agar anggota Paskibra terbiasa dengan kondisi cuaca yang panas seperti ini karena pada saat pelaksanaan nanti kondisinya juga tidak jauh beda,” Jelasnya. Sudadi, menghimbau kepada seluruh peserta untuk tidak terlalu banyak main-main dan tidur malam. “Kami berharap semua peserta untuk dapat menja...