Langsung ke konten utama

Teater Keramat MA Hasyim Asyari Gelar January Art

Jepara-Teater Keramat Madrasah Aliyah Hasyim Asyari Bangsri Jepara menggelar kegiatan pentas seni yang bertajuk ‘January Art’ baru-baru ini. Kegiatan yang di pusatkan di gedung sekolah tersebut hadiri oleh perwakilan siswa-siswi SMA, MA dan SMK se Kabupaten Jepara.

Selain di meriahkan dengan penampilan teater keramat, kegiatan tersebut juga dimeriahhkan oleh beberapa kelompok sanggar teater yang ada di kabupaten Jepara, diantaranya adalah teater bosas SMKN 3, teater Biassukma SMAN 1 Jepara dan  Teater Petir SMA PGRI Jepara.


Ainun Fitria, ketua teater keramat tersebut menuturkan bahwa January Art merupakan sarana untuk memperkenalkan teater keramat kepada siswa-siswi di Jepara. “Pada kesempatan ini teater keramat  menyuguhkan sebuah drama yang berjudul jiwa-jiwa pencari,” ucapnya saat ditemuti disela-sela kegiatan.

Dia juga menyatakan bahwa kegiatan itu merupakan salah satu bentuk penyambutan tahun baru 2012. “Pentas seni merupakan salah satu bentuk penyambutan kami terhadap tahun bari 2012 yang baru saja dimulai,” katanya.

Potensi

Ima Silvia Wardani ketua penyelenggara January Art menjelaskan bahwa kegiatan itu merupakan salah satu bentuk perwujudan dari penggembangan potensi siswa dalam hal seni utamanya teater. 

“Potensi seni siswa diperlihatkan dalam hal ini sehingga kami berharap akan adanya kritikan dan penilain dari public akan bakat yang kita miliki sehingga kedepan teater kami dapat menyuguhkan yang lebih baik lagi,” jelas Ima.

Pada kesempatan itu teater Bosas SMKN 3 Jepara mementaskan drama berjudul ‘Kado Untuk Bapak’, teater Biassukma SMAN 1 Jepara menampilkan dramatisasi puisi serta pembacaan puisi beberapa seniman yang ada di Kabupaten Jepara. (Rif’ul Mazid Maulana)

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan Islam Dulu Dan Kini

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara. Seorang pakar pendidikan Islam berdarah hadrami, al Habib Abu Bakar al Masyhur al Adni, Pendidikan Islam (Tarbiyah Islamiyah) adalah pendidikan dan peningkatan diri atas adab, akhlak, patuh akan syariat dan jauh akan larangannya. Mengikuti kata hati berdasarkan rasa tanggung jawab terhadap Dinnya serta rasa cinta pada Allah SWT. dan Rasulnya SAW. juga berkhidmat dengan cara yang benar pada umat sembari memasyarakatkan kebaikan dan menepis kehinaan dan kerendahan moral.  Pendidikan islam pada dasarnya merupakan suatu proses pengembangan tingkat kec...

Sejarah Desa Troso

Sejarah Desa Troso tidak dapat di pisahkan dari peristiwa peperangan antara Sultan Hadirin dengan Arya Penangsang yang terjadi di sebuah daerah di Kabupaten Kudus. Pada peperangan tersebut Sultan Hadirin terbunuh oleh Arya Panangsang. Sultan Hadirin merupakan suami dari Ratu Kaliyamat adipati Jepara. Selanjutnya, jenazah Sultan Hadirin dibawa dari Kudus ke Jepara dengan cara dipikul oleh orang (Pengikutnya). Singkat cerita, ketika para pemikul jenazah sampai di suatu tempat, mereka telah menghirup bau yang busuk, dalam bahasa jawa berarti “Purwo” yang berarti permulaan dan “Gondo” yang berarti bau busuk. Sehingga daerah tersebut sekarang di beri nama Desa Purwogondo. Sesampainya di Pecangaan para pemikul jenazah tersebut sudah sangat lelah, namun karena itu menjadi suatu pengabdian kepada Pupundennya (Orang yang sangat di hormati) hal tersebut tetap di laksanakan.

Tiga Calon Rektor Unnes 2014-2018

Dari Kiri : Supriadi Rustad, Fathur Rokhman, Suwito Eko Pramono  Badan Pekerja Senat Universitas Negeri Semarang (Unnes) tetapkan tiga calon dari lima bakal calon rektor, Rabu (18/6). Tiga calon tersebut adalah Supriadi Rustad, Fathur Rokhman, dan Suwito Eko Pramono. Sebelumnya, telah ditetapkan lima bakal calon, kelimanya adalah Achmad Rifai RC (FIP), Fathur Rokhman  (FBS), Martitah (FH), Supriadi Rustad (FMIPA), dan Suwito Eko Pramono. Penetapan calon Rektor Unnes periode 2014-2018 tersebut diawali oleh pemaparan visi, misi dan tanggapan dari masing-masing bakal calon.