Langsung ke konten utama

Membaca itu Menyenangkan

Oleh : Rif'ul Mazid Maulana

Membaca merupakan suatu kegiatan untuk memperkaya hasanah keilmuan, namun bagi sebagian orang membaca terkadang menjadi sebuah hal yang membosankan. tapi apabila kita mengerti tehnik membaca yang benar maka kegiatan membaca akan menjadi suatu kegiatan yang mengasyikkan, bisa juga menjadi sarana untuk berlibur.

Yang menjadi sebuah pertanyaan sekarang adalah bagaimana tehnik membaca yang baik dan benr itu?, nah sekarang mari kita simak tips membaca yang menyenangkan.

Bahan Bacaan Menarik
Kita sebaiknya harus selektif apabila mencari bahan bacaan. Buku yang kita baca seharusnya menarik, menarik dalam hal ini bukan berarti sampulnya warna-warni ataupun banyak gambar yang lucu, tapi menarik disini adalah sesuai dengan kesukaan atau isi hati kita. Apabila kita melihat suatu bahan bacaan hanya karena ketenarannya namun tidak sesuai dengan isi hati kita, maka kita sebentar akan jenuh dan bosan.



Luangkan Sedikit Waktu
Untuk memulai suatu hal yang baik biasanya berawal dari sebuah keterpaksaan, hal itulah yang harus kita terapkan dalam menjalani kehidupan. Kita sebaiknya meluangkan sedikit waktu  untuk membaca. Misalnya pada pagi hari atau saat santai sore hari. Bila kebiasaan membaca ini kita lakukan terus menerus maka kita akan menjadi orang yang cerdas.

Tempat Yang Sesuai
Kegiatan membaca adalah suatu kegiatan yang membutuhkan rasa tenang dan tentram, bila kedua hal itu terpenuhi maka kita akan lebih cepat meresapi dan mengambil ilmu dari bahan bacaan yang kita baca. Tempat adalah salah satu factor untuk mewujudkan dua hal itu, apabila kita membaca sebaiknya kita mencari tempat yang senyaman mungkin. Seperti di tempat sepi, teras rumah, taman atau tempat lain yang sesuai.

Waktu Yang Tepat
Suatu hal yang tidak kalah penting adalah mengenai waktu membaca, sebagai seorang pembaca pemula sebaiknya kita mencari waktu yang tidak bersamaan dengan rutinitas kita, misalnya saat sebelum tidur malam. Dan setelah itu kita lakukan terus menerus.

Ayo! Mulai Membaca
Membiasakan hal yang baik kadang kala sulit untuk dilakukan begitu juga dengan membaca. Mulailah kebiasaan membaca dengan bahan bacaan yang ringan seperti Koran, majalah ataupun bulletin. Hal itu sangat berpengaruh terhadap ketahanan kita dalam membaca bacaan yang berat dan panjang seperti karya-karya ilmiah.

Nah, sekarang kalian sudah sedikit tahu mengenai tata cara membaca yang menyenangkan bukan?, sekarang ayo! Kita mulai untuk menjadi generasi muda yang gemar membaca.

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Desa Troso

Sejarah Desa Troso tidak dapat di pisahkan dari peristiwa peperangan antara Sultan Hadirin dengan Arya Penangsang yang terjadi di sebuah daerah di Kabupaten Kudus. Pada peperangan tersebut Sultan Hadirin terbunuh oleh Arya Panangsang. Sultan Hadirin merupakan suami dari Ratu Kaliyamat adipati Jepara. Selanjutnya, jenazah Sultan Hadirin dibawa dari Kudus ke Jepara dengan cara dipikul oleh orang (Pengikutnya). Singkat cerita, ketika para pemikul jenazah sampai di suatu tempat, mereka telah menghirup bau yang busuk, dalam bahasa jawa berarti “Purwo” yang berarti permulaan dan “Gondo” yang berarti bau busuk. Sehingga daerah tersebut sekarang di beri nama Desa Purwogondo. Sesampainya di Pecangaan para pemikul jenazah tersebut sudah sangat lelah, namun karena itu menjadi suatu pengabdian kepada Pupundennya (Orang yang sangat di hormati) hal tersebut tetap di laksanakan.

Hakim Harus Berpihak Pada Kelestarian Pegunungan Kendeng. Kenapa?

Puluhan perempuan warga Rembang berkebaya, bersama dengan puluhan mahasiswa dari Universitas Semarang, Universitas Diponegoro dan Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang serta aliansi mahasiswa di Semarang dan Yogyakarta melakukan aksi dari Museum Ronggowarsito ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang, Jawa Tengah, pada Kamis (02/04/2015). Sambil membawa spanduk bertuliskan “Jawa Krisis Air dan Jawa Tengah Darurat Tambang”, mereka melakukan aksi di depan PTUN, menolak pendirian pabrik dan penambangan PT. Semen Indonesia, bertepatan dengan lanjutan sidang gugatan warga Rembang kepada Gubernur Jawa Tengah yang memberikan ijin lingkungan untuk penambangan kepada PT Semen Gresik (Persero) Tbk, sekarang PT Semen Indonesia. Warga Rembang dan koalisi mahasiswa melakukan aksi menyuarakan bahwa Jawa Tengah darurat tambang dan penolakan pertambangan PT Semen Indonesia di kawasan Pegunungan Kendeng, Rembang, Jawa Tengah. Foto : Tommy Apriando Warga Rembang dan koalisi mahasiswa ...

Gus Mus: Media Online Dikuasai Orang Tak Paham Agama

Musthofa Bisri (Gus Mus) Semarang -- Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuh Tholibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah, Ahmad Mustofa Bisri, mengaku resah atas peredaran informasi tentang persoalan-persoalan agama yang tersiar di media-media online. Tokoh Nahdlatul Ulama ini menyatakan saat ini teknologi informasi di media online dan media sosial justru dikuasai oleh kelompok-kelompok yang tak memahami dan menguasai agama secara mendalam. "Itu Masya Allah. Jadinya kacau semua," kata Mustofa Bisri dalam pengajian dalam rangka ulang tahun unit kegiatan mahasiswa di Kampus III Fakultas Syari'ah Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Senin malam, 30 Maret 2015. Gus Mus mencontohkan, begitu orang membuka mesin pencari di Internet seperti Google mengenai tanya jawab tentang hukum tertentu, maka yang pertama sekali muncul keluar justru dari orang-orang yang tidak jelas. Kata dia, banyak sekali situs-situs berisi agama Islam yang tidak memahami agama secara mendalam. ...