Langsung ke konten utama

YUK MENULIS CERITA ANAK! ^^

Tanggal 2 Mei adalah Hari Pendidikan Nasional. Ingin rasanya saya memberikan suatu hadiah special untuk negara ini pada tanggal tersebut. Rencananya menyusun buku kumpulan cerpen anak bersama Anda, yang setelah tercetak nanti akan saya bagikan gratis di beberapa SD dan SMP. Keprihatinan akan minimnya minat belajar pada anak-anak di sekitar tempat saya bekerja, Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan, juga merupakan sumber inspirasi saya untuk membuat kumcer anak. Diharapkan setelah membaca karya penuh makna Anda, mereka dapat lebih termotivasi untuk giat belajar dan meraih cita-cita setinggi langit.


Nah, bagi yang berminat ikut serta, baca syarat dan ketentuan dibawah ini, ya:

    Kumcer terdiri dari 2 tipe, tema bebas dan ditentukan.

-   Tema bebas, asal bercerita tentang siswa/i SD atau SMP.

-   Tema ditentukan, yakni tentang cita-cita. Rencana judul kumcer adalah ‘Cita-cita Cinta’, dengan tokoh dalam cerpen merupakan siswa/i SD ataupun SMP.

2. Naskah diketik maksimal 3 halaman A4; Times New Roman ukuran 12; 1,5 spasi; margin kanan-kiri-atas-bawah 3 cm. Hanya dipilih 15 cerpen anak terbaik untuk setiap tema.





3. Mentransfer biaya registrasi per naskah, Rp 5.000 + 3 digit terakhir nomor HP. Misal bernomor HP 085646304916, bila mengirim hanya satu naskah maka Rp 5.916. Namun bila dua naskah, satu bertema bebas dan satunya lagi bertema cita-cita, menjadi Rp 10.916.

Transfer ke: BRI Syariah KCP Pasuruan, no rek: 1005885497, atas nama: ARTHA MAULA AMA


ATAU....






Kalau kesulitan transfer lewat bank, bisa diganti dengan pulsa ke nomor yang bisa ditanyakan kepada saya. Nantinya tiap pulsa yang masuk akan saya nominalkan Rp 5.000,- per naskah :)






Nanti setelah transfer, kirim SMS ke: 085646304916 sebagai konfirmasi. Setelahnya nomor ini juga akan memberitahukan apakah naskah Anda sudah diterima ataukah belum. Jika belum, maka nomor ini akan terus mengingatkan hingga naskah Anda terkirim. Manusia kan tidak lepas dari alpa. ^^






4. Kirim naskah menarik Anda yang telah sesuai tema serta ketentuan ke:



raito_abe1@yahoo.com atau attach langsung di inbox FB saya: Tha Artha






5. Jangan lupa sertakan biodata singkat plus foto diri yang tidak alay. Ingat, berilah contoh berpose yang baik bagi anak-anak ^^.

6. Copy-paste catatan ini, tag pada minimal 10 teman Anda, termasuk akun saya: Tha Artha. Yang tidak memenuhi persyaratan ini, mohon maaf jika harus didiskualifikasi.

7. Lomba Menulis Cerita Anak ini berakhir pada 5 April 2012, karena kumcer yang telah tercetak akan saya bagikan ke beberapa SD juga SMP di kawasan Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan tepat pada Hari Pendidikan Nasional. Tidak menutup kemungkinan untuk tersebar ke seluruh Indonesia, tetapi melihat jumlah peminat event ini terlebih dahulu.

Karena itu, ayo ikutan!

8. Nantinya, kumcer ini juga akan dijual bebas. Royalti yang didapat akan saya gunakan untuk membeli buku ini kembali dan dibagikan lagi secara gratis ke sekolah-sekolah.

9. Dua naskah terbaik untuk setiap tema, akan mendapatkan sebuah bukti terbit yang akan dikirim ke alamat yang bersangkutan gratis tanpa ongkir.


10. Naskah yang tidak lolos, akan kembali menjadi hak penulis.


11. Untuk up-date peserta dan laporan penyebaran bukti terbit, akan saya lampirkan pada catatan ini di kemudian hari secara bertahap. ^^

Bagaimana? Berminatkah Anda menyuguhkan suatu cerpen anak bermakna bagi mereka? Let’s join! Bila ada pertanyaan, jangan sungkan. Ketik saja pada komentar di bawah ini.

Salam Hangat,



^_^



Tha Artha

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Desa Troso

Sejarah Desa Troso tidak dapat di pisahkan dari peristiwa peperangan antara Sultan Hadirin dengan Arya Penangsang yang terjadi di sebuah daerah di Kabupaten Kudus. Pada peperangan tersebut Sultan Hadirin terbunuh oleh Arya Panangsang. Sultan Hadirin merupakan suami dari Ratu Kaliyamat adipati Jepara. Selanjutnya, jenazah Sultan Hadirin dibawa dari Kudus ke Jepara dengan cara dipikul oleh orang (Pengikutnya). Singkat cerita, ketika para pemikul jenazah sampai di suatu tempat, mereka telah menghirup bau yang busuk, dalam bahasa jawa berarti “Purwo” yang berarti permulaan dan “Gondo” yang berarti bau busuk. Sehingga daerah tersebut sekarang di beri nama Desa Purwogondo. Sesampainya di Pecangaan para pemikul jenazah tersebut sudah sangat lelah, namun karena itu menjadi suatu pengabdian kepada Pupundennya (Orang yang sangat di hormati) hal tersebut tetap di laksanakan.

Hakim Harus Berpihak Pada Kelestarian Pegunungan Kendeng. Kenapa?

Puluhan perempuan warga Rembang berkebaya, bersama dengan puluhan mahasiswa dari Universitas Semarang, Universitas Diponegoro dan Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang serta aliansi mahasiswa di Semarang dan Yogyakarta melakukan aksi dari Museum Ronggowarsito ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang, Jawa Tengah, pada Kamis (02/04/2015). Sambil membawa spanduk bertuliskan “Jawa Krisis Air dan Jawa Tengah Darurat Tambang”, mereka melakukan aksi di depan PTUN, menolak pendirian pabrik dan penambangan PT. Semen Indonesia, bertepatan dengan lanjutan sidang gugatan warga Rembang kepada Gubernur Jawa Tengah yang memberikan ijin lingkungan untuk penambangan kepada PT Semen Gresik (Persero) Tbk, sekarang PT Semen Indonesia. Warga Rembang dan koalisi mahasiswa melakukan aksi menyuarakan bahwa Jawa Tengah darurat tambang dan penolakan pertambangan PT Semen Indonesia di kawasan Pegunungan Kendeng, Rembang, Jawa Tengah. Foto : Tommy Apriando Warga Rembang dan koalisi mahasiswa ...

Gus Mus: Media Online Dikuasai Orang Tak Paham Agama

Musthofa Bisri (Gus Mus) Semarang -- Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuh Tholibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah, Ahmad Mustofa Bisri, mengaku resah atas peredaran informasi tentang persoalan-persoalan agama yang tersiar di media-media online. Tokoh Nahdlatul Ulama ini menyatakan saat ini teknologi informasi di media online dan media sosial justru dikuasai oleh kelompok-kelompok yang tak memahami dan menguasai agama secara mendalam. "Itu Masya Allah. Jadinya kacau semua," kata Mustofa Bisri dalam pengajian dalam rangka ulang tahun unit kegiatan mahasiswa di Kampus III Fakultas Syari'ah Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Senin malam, 30 Maret 2015. Gus Mus mencontohkan, begitu orang membuka mesin pencari di Internet seperti Google mengenai tanya jawab tentang hukum tertentu, maka yang pertama sekali muncul keluar justru dari orang-orang yang tidak jelas. Kata dia, banyak sekali situs-situs berisi agama Islam yang tidak memahami agama secara mendalam. ...